Semarak Maulid Akbar SD NU Banat-Banin
menjadi energi baru untuk menciptakan momentum syukur

Sudah cukup lama tidak terjumpai pemandangan hangat lapangan sekolah dipenuhi wajah ceria siswa-siswi. Sejak Lamongan dinyatakan sebagai kabupaten yang ‘aman’ dari sebaran virus covid-19, hampir seluruh lembaga baik negeri maupun swasta merapatkan program-programnya kembali demi mengembalikan ruh dan nyawa lembaga masing-masing.
(Rabu, 20 Oktober 2021), pagi ini SDNU Banat-Banin Lamongan hadir menyemarakkan Maulid Nabi SAW dengan riuh dan khidmat. 400 siswa berkumpul di lapangan sekolah bersama ustadz-ustadzah. Sudah 2 tahun ini, maulid nabi dilaksanakan secara virtual, tepatnya sejak musim pandemi berlangsung. Suasana kali ini tumpah ruah. Mereka semua mengumandangkan pujian dan shalawat kepada Baginda agung dengan cukup meriah. Pembacaan maulid dziba’ dipimpin koordinator ubudiyah sekolah, Ustadz Supri Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd. Tampak dewan asatidz yang lain juga turut membantu menabuh rebana seraya meramaikan irama bacaan shalawat yang dilantunkan secara serempak.

“Ini adalah momentum syukur. Selain tujuan mengekspresikan kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW, pagi ini kita semua sengaja berkumpul bersama untuk menyukuri nikmat kesehatan, nikmat keadaan, serta nikmat semangat berpendidikan”, ungkap Ustadz Zaim Fahmi, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah yang pagi ini juga tampil berperan sebagai pembaca Mahallul Qiyam.
Perayaan maulid ini merupakan kali pertama SDNU Banat-Banin bangkit kembali menyelenggarakan program internalnya dengan melibatkan seluruh keluarga besarnya. Sebelumnya, program-program sekolah difokuskan dengan sistem penjadwalan bergilir. Meskipun pandemi tidak sedikit pun mempengaruhi efektifitas program-program tahunannya, namun penjadwalan secara bergilir baik siswa maupun waktu tentu mempengaruhi output goal dari programnya. Keceriaan-keceriaan tentu tak bisa dihadirkan sebagai pemandangan yang melegakan.

Melalui program maulid nabi ini, SDNU Banat-Banin membawa semangat baru untuk menyongsong momen-momen kegiatan berikutnya. “Meskipun suasana sekarang terhitung sedang tidak begitu bermasalah serius, namun prokes siswa dan asatidz harus tetap diupayakan. Ini demi kebaikan dan kemaslahatan bersama”, tutur Drs. KH. Faqih Arifin, M.Ag. selaku ketua yayasan SDNU Banat-Banin Lamongan.*zhn































